home Property Cara Ini Jadikan AC Hemat Energi

Cara Ini Jadikan AC Hemat Energi

Saat hari sedang panas-panasnya, penggunaan AC tentu akan jauh lebih tinggi. Suhu udara yang lebih tinggi dari pada hari-hari biasanya dan akan membuat Anda jadi tidak nyaman karena gerah. Biasanya, pada saat-saat seperti ini kebutuhan AC jadi sangat penting dan sering digunakan. Karena kebutuhan yang tinggi itu lah, Anda harus bisa mengatasi agar tagihan listrik Anda tidak ikut membengkak. Anda bisa tetap merasakan nyamannya udara yang sejuk tanpa perlu khawatir mengenai dompet Anda. Simak beberapa cara yang cukup efektif untuk menjadikan AC Anda hemat energi.

  1. Service AC

Ternyata, saat Anda rutin untuk melakukan service atau perawatan AC dengan rutin dalam jangka waktu tertentu, bagian-bagian dari mesin AC Anda akan dibersihkan sehingga kinerjanya tentu akan jadi jauh lebih baik. Jika benda-benda lain diservice ketika sudah rusak, namun berbeda dengan AC. Anda tidak perlu menunggu sampai terjadi kerusakan untuk melakukan service rutin. Hal ini karena debu-debu yang ikut terhisap saat sedang mensirkulasi udara akan menumpuk dan menempel pada bagian mesin AC. Setelah mesin tersebut kotor, maka mesin-mesin tersebut akan bekerja jauh lebih keras dari pada biasanya. Nah, semakin keras kerja AC, maka semakin banyak energi yang dibutuhkan. Sehingga jumlah tagihan Anda juga akan semakin membengkak. Karena itu, penting untuk memesan jasa dari service AC Makassar meskipun AC Anda masih berada dalam kondisi yang baik.

  1. Mode Tidur

Saat hendak tidur, tentunya Anda tidak perlu suhu yang rendah untuk menemani tidur Anda. Karena pada saat malam hari, udara akan mendingin secara alami sehingga tidak akan sama seperti siang hari. Karena itu, gunakanlah mode tidur yang bisa Anda setel di remote AC pada saat malam hari. Sebagai tambahan, Anda juga bisa menggunakan mode timer yang akan mati dengan sendirinya setelah beberapa waktu sesuai dengan keinginan Anda.

  1. Kipas Angin Sebagai Alternatif

Beberapa tahun yang lalu, penggunaan kipas angin memang masih sangat tinggi dibandingkan dengan penggunaan AC untuk menjadikan udara di dalam ruangan lebih sejuk. Namun, karena perkembangan teknologi yang semakin canggih, maka orang-orang mulai beralih menggunakan AC. Baik di rumah, kantor, maupun tempat-tempat lainnya. AC memang digunakan untuk menggantikan fungsi kipas angin. Namun, keduanya bisa digunakan secara bersamaan. Malah, Anda disarankan untuk melakukannya agar kerja AC tidak terlalu keras untuk mensirkulasi udara panas yang berada di dalam ruangan. Setelah udara mulai sejuk, maka matikan kipas angin dan hanya gunakan AC saja.

  1. Salah Lingkungan

Terkadang, lingkungan juga menjadi salah satu penyebab udara di dalam ruangan tidak dingin atau jadi tidak sejuk. Misalnya karena adanya beberapa benda yang terus menerus mengeluarkan udara panas. Misalnya, lampu-lampu yang menyala secara terus-menerus. Padahal, ada beberapa lampu juga yang meski dinyalakan selama berjam-jam tidak akan menjadikan udara di sekitar lebih panas. Selain itu, penempatan furnitur yang langsung menghalangi udara yang keluar dari AC juga perlu Anda perhatikan dengan teliti. Pastikan jalan keluarnya udara dari AC aman dan tidak terhalangi.

  1. Salah Suhu

Anda tidak perlu berlebihan untuk menggunakan suhu yang sangat rendah, karena dengan 25 derajat saja sudah cukup untuk mendinginkan ruangan Anda. Pastinya, semakin rendah suhu yang Anda minta, semakin keras AC bekerja. Jika AC bekerja semakin keras, maka daya yang diperlukan juga semakin tinggi dan menambah jumlah tagihan listrik di rumah Anda.

Sharing is caring!

shares